Chingay Parade

Beginilah...
Beberapa minggu yang lalu aku sudah tahu bahwa KR Hall mewakili NUS dalam sebuah parade dengan nama "Chingay" tersebut (tanpa tahu event itu diadakan dalam rangka apa, di mana, kapan, dan "w"+"h" lainnya) karena mereka memenangkan Rag untuk academic year ini.

Richy sendiri pernah menegurku lewat chat Facebook - suatu hal yang tidak biasa-biasanya - untuk ikut memberi suara dalam pemilihan float terbaik. Melihat float-float indah yang tak pernah terbesit dalam pikiranku bagaimana mahasiswa bisa membuatnya (well, tidak semua juga dibuat oleh mahasiswa seh, kurasa satu-satunya ya milik KR itu), kontan tertariklah melihat. Lebih lagi, ini adalah kali pertama kudengar kata "chingay" di negara yang besarnya tak lebih dari kota kelahiranku, Jakarta.

Sempat kutanyakan pada Min Hau kapan Chingay berlangsung. Jumat dan Sabtu katanya. Namun belum terpikir bahwa berkunjung ke sana memerlukan tiket, hahaha :D Kupikir itu seperti NDP (National Day Parade) saja. Yang meskipun ada tiket resminya, kau tetap bisa menonton tanpa tiket, hanya saja bukan tempat eksklusif.

Sampai suatu ketika, aku lupa kapan. Yang jelas ada Bill dan Kedhi membicarakan soal itu juga. Bill bilang ia dapat tiket gratis. Sedangkan Kedhi bilang ia ingin menjual tiket Chingay. Seiring berjalannya waktu, secara tak sengaja kulupakan soal Chingay itu. Maksudku, bukan maksud bagaimana, tapi minatku tak sedemikian besar hingga rela susah payah mencari akses untuk ke sana. Minatku sekedar batas, kalau bisa ya pergi, tidak ya sudah.

Namun siapa sangka? Sampai H-1, Bill memasang status di Facebook berkaitan soal Chingay tersebut. Tiketnya lebih satu. Lalu ibarat memang aku berjodoh untuk menonton parade tersebut, belum ada yang meminta tiket itu daripadanya sampai aku merespons statusnya. Maka, pergilah aku dengan Bill esok harinya, Jumat maksudku, sebab tiket yang didapatnya dari Os itu ditetapkan buat tanggal sekian.

Ada tiga sektor bangku penonton yang ekspektasinya, penonton akan mengenakan pakaian dengan warna sesuai sektor yang mereka beli. Kami sendiri di blue sector. Sektor di bagian starting point Chingay Parade. Menyenangkan juga. Ada beberapa KR dua baris depan kami. Lukito dan pacarnya, Adit (yang bukan Koko nya Anin), Helen, Christina (yang bukan anak KR).

Parade dimulai benar-benar pukul 8.30 pm meskipun penonton sudah diharapkan kehadirannya sejak sejam sebelum. Tiap-tiap bangku sudah disediakan pom-pom emas menyala yang cukup (baca : sangat) menarik perhatian juga menyemarakkan. Plus sebuah kipas yang gagangnya bisa menyala warna-warni dipindahtangankan dari usher pada para penonton.

Ada enam segmen dengan 15 float secara keseluruhan memeriahkan Chingay 2010. Sayangnya, KR float tidak ada di hari Jumat karena suatu masalah teknis. Cukup kecewa. Namun kami sempat melihat float itu dari dekat, usai pertunjukan. Tadinya berniat untuk berfoto sejenak dengan anak-anak KR lain dan float-nya yang indah serta detil sangat itu. Tapi tak ketemu >,<



Indonesia turut memberi perwakilannya. Hanya saja tak ikut buat float. Sejumlah orang berjalan dan menari dengan mengenakan batik.

Musik yang meriah.
Lampu warna-warni.
Gerak seirama.
Kostum gemerlapan.
Semua melebur jadi satu.
Sebagai perpaduan dan hasil dari buah kreativitas.
Hilang kata sampai aku ini untuk menggambarkannya.
Wah.
Yang jelas,
jika Anda harus membayar $35 untuk itu kurasa tak percuma
(dengan rate Singaporean tentunya, yang harus spend $9 for the cinema).
Lebih lagi,
jika Anda tidak perlu membayar,
Anda akan merasa 1.5 jam yang baru dilweati adalah pengalaman indah.

---

Jika kau tanyakan padaku, float mana yang menarik perhatianku secara lebih? Ini yang bisa kusebutkan.
Pertama, float yang membuat mataku basah. Basah, bukan menetes. Tadinya tidak mengapa, tapi seketika saat beberapa ekor kupu-kupu (bohongan tentunya) beterbangan. Wahh, itu benar-benar menghanyutkanku dalam suasana romantisme luar biasa. >,<


Kedua, float Universal Studio. Saat mulai di tengah-tengah, rasa bosan cukup menggelayutiku. Namun begitu float ini muncul, seraya saja semangat kembali muncul. Figure-figure nya begitu mirip, persis. Manis sekali. Aku tergugah dibuatnya.



Ketiga. Well, dengan alasan yang cukup subjektif, since I love Egypt (somehow, dunno why), aku jadi suka saja dengan nuansa yang dihadirkan float tentang Mesir ini.
hohoho~



Untuk gambar-gambar float lainnya, dapat dilihat di http://www.chingay.org.sg/floatsvoting/index.html

-------

0 comments :