Follow Up
Short sad story
Si penyelam pergi meninggalkan si ikan kecil. Ia pergi dengan membawa ikan lain sebelum sempat bertemu langsung dengan si ikan kecil. Mungkin yang ditunjukkan di awal kepada si pengantar tidak begitu fenomenal. Si penyelam pergi karena tabung oksigen yang ia bawa mendesaknya untuk melakukannya. Dan si ikan kecil menambah asinnya lautan.
Bible Study
Bible study pertama di SMOTA yang aku ikuti dalam Bahasa Indonesia, memberikanku sedikit rasa candu. Perasaan belajar sesuatu yang baru tentang iman sendiri memang tidak pernah absen memberikan kepuasan tersendiri dan menumbuhkan rasa cinta lebih lagi. Pasalnya, setelah berhenti jadi CGL di NUS ICy, aku berusaha mencari kegiatan untuk menumbuhkan iman selain misa di hari Minggu. Pesan Papi Richards sangat melekat. “It’s not enough to be an OK Catholic who just go to the mass every Sunday. You need to be better than that!” Maka setelah RCIA nya selesai, aku ikut bible study, novena St. Antonius Padua, dan membaca daily reading. (Beberapa tidak dalam waktu yang bersamaan).
Kegiatan yang sekarang ku ikuti adalah bible study dengan konsep berbeda dari yang ada di SMOTA. Kalau di SMOTA seperti kelas kecil, di Holy Cross ini lebih ke CG. Dengan berkat Tuhan, aku berhasil mengajak pacarku untuk ikut. Dengan rahmat Tuhan, hatinya terketuk untuk menjawab ajakanku :) #happy.
Kemarin adalah sesi pertama dari 7 sesi dari rangkaian bible study ini. Sayangnya, kami sudah pasti akan lewat 1 sesi karena sedang di Indo. Tapi selain dari pada itu, tidak ada alasan, setiap harinya kami harus mendisiplinkan diri kami untuk tetap membaca dan menjawab 3 pertanyaan dari buku panduan. Hal menarik lainnya yang kami ketahui kemarin adalah CGL kami ternyata adalah mertua salah satu manager di kantor kami bekerja. Pacarku sendiri memberikan testimony ia menyukai CGL kami dari cara ia memfasilitasi dan berinteraksi. Ia juga bilang pembicara di awal sangat bagus dalam berbicara. Yang ia tidak tahu, sebelumnya ia sudah memberi prediksi dini “I don’t think I will like this guy.” karena that guy bilang kami sudah menjawab panggilan Tuhan untuk ikut bible study ini.
It’s so wonderful to see how grateful he is for having a great CGL and speaker(s) in this bible study. He said God is good for providing him good “teachers” (because the teacher is the Holy Spirit – our CGL said) to help him in his faith journey – even start from RCIA. Yes, indeed, we are blessed.
CNY Pertama di Indonesia
(Pesan Sponsor) Jika Anda tidak yakin berapa bagasi yang akan Anda bawa bersama penerbangan Singapore-Jakarta Anda yang menggunakan budget airlines – lebih spesifiknya Tiger Airways – belilah 15 kg bagasi setidaknya. Tidak ada lagi prinsip “asal bisa angkut”. Maksimum hanya boleh 10kg, termasuk ladies handbag.
Setelah 5 tahun lebih di Singapura, tahun ini akan jadi tahun pertama aku di Indonesia di minggu CNY. Seperti yang agaknya pernah kusebutkan, ibuku prihatin anaknya tinggal sendiri di kota mati. Jadilah tahun ini aku disuruhnya kembali. 2 minggu. Kuhabiskan jatah cutiku yang ada sampai saat ini. Supaya lebih puas liburan di kampung halaman. Supaya tak lagi adik-adikku bilang “cepet banget baliknya”. Dan untuk tukar tambah asupan lemak yang diperkirakan akan banyak selama 2 minggu ke depan di Indo, aku bersama pacar pantang (bukan pantang untuk masa prapaskah) junk food di bulan Januari.
It’s gonna be a fun and fattening holiday. I bet. (But, please, Mai. You should maintain your weight. Don’t let it hit 50kg before you are married. I’m serious. Period.)
0 comments :
Post a Comment